Ini adalah kisah ku malam ini,,,,,ya lucu, ya nyebelin,,,ya aneh,,,,,adalah Mr. Thukul Arwana,,,dengan berbagai macam acara televisi, yang penuh dengan humoris dan ada salah satu acaranya yang bersyrat misteri,,yang ditayangkan oleh salah satu televisi swasta. Dimana mengangkat cerita-cerita misteri atau suatu kejadian di tempat-tempat tertentu di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Dan inilah kisahku dengannya yang dimulai dari malam kemarin, Malam Jumat, 8 Maret 2014, Mr.Thukul dan rombonganya ,,,memilih lokasi syuting untuk salah satu acaranya di televisi swasta tidak jauh dari rumahku tepatnya di "Makam Arumbinang" yang letaknya di Kampung Kebejen, Kuwarisan Kutowinangun Kebumen. Saya akan menceritakan tentang Makam tersebut di suatu hari nanti.
Kampungku namanya Kauman letaknya berhadap-hadapan dengan kampung Kebejen, hanya perlu keluar rumah dan akupun sudah bisa melihat dengan jelas peristiwa apa yang sedang terjadi di kampung Kebejen.
Tepatnya dimalam tersebut diatas, membuat aku merasa terganggu, suara motor hilir mudik dengan berbagai macam suara knalpot yang tak ramah. Belum lagi suara anak-anak berteriak-teriak, begitu ramai malam itu, ada apa gerangan,,,,,???? suasana itu memaksaku untuk melihat keluar rumah, dan ternyata, sungguh ramai orang hilir-mudik hiruk pikuk, penuh senyum dan nampak bersemangat,,,,,dan sementara aku,,,,masih bertanya dalam hati,,,,ada apa sebenarnya,,,,,,akhirnya ,,aku putuskan untuk bertanya pada seorang ibu-ibu yang lewat,,,,,,"Ibu,,,ngapunten,,,,niki enten nopo nggih,,,kok rame sanget "(ibu,,,ini ada apa,,,,kok rame sekali,,,,dan jawab ibu itu,,,,owalah mbaa,,mboten ngertos nopo,,,,onten Mr.Thukul sek teng tptp niko mba,,,,,nggoh bade nderek ningali mboten (owalah mba,,,ada Mr.Thukul yang di tv itu loh mba,,,ayok mau ikut lihat nggak,,,,),, akupun sejenak tertegun dan berkata dalam hati,,,hemmm,,,kiraainnnn ada apa ,,,ternyata cuma si Mr.Thukul....dan ibu itupun kembali mengajakku,,,nggoh mba nggoh,,(ayok mba yok,,,,),,,dan kujawab dengan cepat,,,mboten mboten bu,,,maturnuwun,,,mangke kulo susul monggoh ibu riyen,,,,(nggak nggak bu,,,makasih,,,silahkan ibu duluan,,,nanti saya susul,,,, ).
Setelah ibu itu berlalu pergi,,,akupun kembali memandangi keramaian sambil kembali berkata dalam hati,,,,,hemmm apaa hebatnya Mr.Thukul itu,,,sampai segitunya,,,,heheheheh,,,,lagian, mereka berdesak-desakkan begitu,,,apa ya terus bisa bertatap muka, terus bisa ngobrol, paling-paling ya cuma di masa bodoin sama Mr.Thukul,,,,,sambil terus berkata dalam hati akan keramain diluar akupun kembali kekamarku. Sembari mendengarkan musik. Sedikitpun aku tak merasa tertarik untuk turut berdesak-desakkan hanya sekedar untuk melihat Mr,Thukul. Waktupun berlalu, keramaianpun mulai sirna, MrThukul telah meninggalakan lokasi syutingnya,,,,dan mentari pagipun memebuatku terbangun dari malamku yang sedikit terusik.
Dan rupanya tentang Mr.Thukul, tak hanya berhenti hanya sampai diakhir malam Jumat itu, namun masih terus banyak suara yang menceritakan kejadian semalam tentangnya, dan akupun masih terus berbicara dalam hati,,,,"yaaa ampunnn,,,ini orang-orang, bener-bener dehhh, sahut menyahut silih berganti gak ada habisnya soal semalam,,,," aku sempat menagkap senyum ceria di wajah-wajah orang-orang itu,,,walaupun aku tak yakin mereka bisa bertatapan langsung atau bahkan bersalaman dengan Mr.Thukul,,,,dia kan artis,,,paling juga cuekkk,,,,hatiku kembali berkata sendiri,,,,. Jumat dan malamnya terlalui, Sabtu pagi hingga sore hari,,,kesibukan memaksaku untuk tak menghiraukan kejadian-kejadian yang sama sekali tak membuatku tertarik, bahkan aku tak merasa sedikitpun bahkan bertemu,,,untuk melihat saja ,,,,saya tak ingin.
Sabtu sorepun tiba, belum ada rencana entah mau kemana malam minggu ini, hingga tiba-tiba kakak iparku suami dari kakak perempuanku mengajak untuk jalan-jalan bersama sekedar untuk melepas penat, akupun memutuskan untuk ikut, dan pergilah kami semua (aku, sepupuku, ponakanku, kakak dan kakak iparku). Kami memutuskan untuk menuju alun-alun di kota kami ,,,,Alun-alun Kebumen,,,aku hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sampai kesana. Setelah putar-putar cari lokasi untuk memarkir mobil,,,,akhirnya ada juga tempat yang kosong,,,,maklumlah malam minggu ,,jadi ramai sekali. Setelah kami turun dari mobil, melihat beberapa atraksi, mengikuti ponakan-ponakan untuk bermain aneka mainan ini dan itu,,,,akhirnya laparpun menghampiri. Tujuan kami adalah tempat makan langganan,,, siomay yang letaknya dialun-alun sebelah barat,,,persisi di depan Masjid Kauman (kebetulan namanya sama dengan kampungku). Makanan dan minumanpun dipesan,,,,,,beberapa pengamenpun datang,,,dan akupun seperti biasanya selalu turut serta bernyanyi dengan mereka,,,,,. Belum lama kami duduk disitu,,,,tiba-tiba pemilik warung berkata,,,,,"mba,,,masss,,,ngapunten,,,badhe tutup gasik,,,badhe ningali Mr.Thukul,,,,,,"(mba ,,,mass,,,maaf mau tutup lebih awal,,,mau lihat Mr.Thukul,,,,), dan sontak hatikupun kembali terkejut,,,,,hahhhhh,,,,masih soal itu,,,hadewwhhh gak ada habisnya ,,,,kirain suadah meninggalkan Kebumen si Mr,Thukul itu,,,ternyataaa masih ada acara syuting lagi disalah satu lokasi di Kabupaten Kebumen,,,kamipun harus cepat-cepat habiskan makanan itu.
Entah apa yang terbesit dipikiran kakak iparku malam itu, Iapun melontarkan idenya,,,untuk ikut melihat Mr.Thukul yang katanya malam ini akan syuting di daerah sekitar Kabupaten Kebumen, dan entah kenapa semuanya setuju dengan idenya,,,,lalu iparkupun bertanya sama si pemilik warung tentang lokasi tepatnya Mr.Thukul syuting. Dan dengan berat hati akupun hanya mengikuti suara terbanyak,,,,walau sebenarnya aku sungguh sangat sebal.
Mobil kamipun meluncur kelokasi,,,,tak jauh dari alun-alun, tepat di sebuah Hotel yang masih baru di Kebumen, nampak orang-orang berkerumun dan berdesak-desakaan,,,,rupanya mobil Inova warna putih adalah rombonganMr.Thukul meluncur keluar hotel menuju ke utara, sementara kami keselatan,,kami hanya berpapasan, dan akhirnya kakak perempuanku bertanya kesalah satu ptugas pengatur lalulintas,,,,, "pak,,,,lokasi Mr.Thukul syuting mana yaa,,,,,"petugas itupun menjawab,,,,"itu tadi ,,,mobil putih rombonganya mba,,,hendak ke semarang ,,,,untuk kembali ke Jakarta,,,,syuting dibatalkan,,,,",,,owwhhh (dengan nada dan raut sedikit kecewa dimuka kakaku),,,,,makasih pak,,,",,,,"iya sama-sama mba ,,,"..jawab si petugas,,,,,semua yang ada di mobil,,,kecewa,,,ponakan-ponakankupun tak hentinya melontarkan kekecewaan mereka karena tak bisa hanya sekedar lihat Mr.Thukul,,,,,hanya aku yang dengan santainya dan sibuk sendiri dengan Blackberryku,,,,dan berkata dalam hatii,,,,'heheheh ,,,emang enakkkk,,,,"
Mobilkupun terus melaju ke selatan,,,,mencari jalan,,,yang pada akhirnya arah kami akan sama (satu arah dengan Mr.Thukul),,,,,hanya saja kami malas berputar di situ karena jalan terlalu padat,,,,kami melaju keselatan,,,hanya butuh satu belokan,,,kami berada di jalur yang sama dengan Mr.Thukul,,,,,,,suasana dimobil masih riuh memperbincangkan Mr.Thukul,,,,,hingga tiba-tiba sepupuku berkata,,,,,"heyyyy,,,itu mobil yang tadi,,,itu mobil Mr.Thukul,,,,," mobil Mr.Thukul berhenti di depan sebuah ATM,,,,(kemungkinan besar untuk mengambil uang),,,,,,mobil kami melaju kencang,,,dan menyalipnya,,,,namun tiba-tiba,,,,seetttttttt,,,,,,hahhhhh,,,iparku menghentikan mobilnya,,,,,mundur mundur dan mundur,,,mendekat ke mobil Mr.Thukul,,,,,tempat itu sangat sepi,,,,hanya ada beberapa motor hilir mudik,,,,,seisi mobil tertegun,,,,apa yang hendak dilakukakn iparku,,,,,mobil makin dekat,,,dan setttt,,,,,berhenti,,,,salah satu ponakanku yang duduk di kelas 4SDpun,,,berteriak,,,"buka pintunya,,,aku mau keluar,",,,,akupun berusaha mencegah,,,,"haaahh,,,tidak tidak,,,mau ngapain,,,," jawabnya,,,"aku mau salaman sama Mr,Thukul,,,',,,,"itu belum tentu Mr.Thukul' jawabku,,,,,,namun ternyata ,,,,suaraku tak dihiraukan,,,iparku yang sama nekadnya dengan ponakankupun turun dan mendekati mobil itu,,,,,,.kemudian diikuti kakakku,,,,sepupuku dan ponakan-panakan lainya,,,,dan akupun ada di nomer urut terakhir,,,dengan langkah yang berat,,,,,,mereka nampak ragu dan takut,,,ku coba peringatkan mereka,,,,"jangan mendekat,,,takut dikira mau ngapa-ngapain,,,sudah ayokkk,,,kembali ke mobil,,,,"dan lagi suaraku hanya sia-sia,,,,,,dan haaaahhhhhhh,,,,,tiba-tiba ,,,jendela mobil putih itupun dibuka,,,,ada suara memanggil dari dalam mobil,,,,,,"heyyy mari sini,,,,,",,,merekapun berlari mendekat,,,,dan aku,,,akupun ikut turut serta berlari mendekat,,,,mungkin karena aku selalu sambil bergumam dalam hati,,,akupun tersandung dan jatuhhh,,,heheheheheh,,,,,,semua tertawa terbahak-bahak,,,,,. . Mr.Thukul memanggil kami,,,mengulurkan tangan dan tesenyum ,,,,,kakakku bekata "hanya ingin salaman saja om,,,,",,,,dan Mr.Thukulpun menjawab,,,"iya iya,,,,,mari sini,,,,,".....tak hanya Ia yang membuka jendelanya,,,tapi juga seorang kakek yang biasanya turut serta terlihat dalam acara Mr.Thukul itu,,,,(aku tak begitu paham,,,karena aku tak begitu tertarik pada Mr.Thukul dan acara-acaranya). Namun entah mengapa ,,,akupun menikmati saat-saat itu,,,,,bersalam salaman,,,,dan aku paling antusias untuk berfoto dengan Mr.Thukul hanya sekedar untuk dokumentasi,,,,,namun mungkin karena selama ini aku selalu berburuk sangka dengan Mr.Thukul,,,,dan selalu berkata dalam hati tentangnya,,,,kakakkupun lupa menyalakan blitz di kamera blackberryku,,,,,akibatnya,,,dokumentasi gagal total,,,semua nampak gelap.
Beberapa menit terlalui dengan beberapa obrolan,,,hingga kami putuskan untuk pamit,,,,,sampai mobil kami melaju pergi,,,mobil Mr.Thukul masih belum meninggalkan lokasi.,,,,Dan tentu saja,,,,didalam mobil kami,,,sontak tersenyum ceria dengan rasa tidak percaya,,,,,tidak terfikir sedikitpun pada akhirnya tak hanya sekedar melihat Mr.Thukul,,,,bahkan bersalaman dan disertai sedikit obrolan,,,gelak tawa ponakkan-ponakankupun terdengar syahdu dan nampak keceriaan yang sangat polos. Jangankankan ponakkan-ponakanku,,,ipar ,,,kakak dan sepupukupun,,,tak henti-hentinya tertawa puas. Dan aku,,,,kembali ku berkata dalam hati,,,,,"terjawab sudah tanyaku sejak kemarin,,,mengapa mereka antusias walau hanya sekedar melihat Mr.Thukul....ya,,,,mungkin karena Ia memang orang yang baik,,,,dan aku telah berburuk sangka dengan selalu bergumam dalam hati,,,,berfikir bahwa seorang artis pastilah sombong dan congkak,,,,jangankan untuk bersalaman,,,untuk melihatnya dari dekat saja ,,,,belum tentu dikasih ijin,,,,,tapi tidak dengan Mr.Thukul.....Ia tak hanya memberi kesempatan kami melihat dan bersalaman dengannya,,,bahkan Ia memanggil kami,,,dan tersenyum dengan ramah.
Tuhan sungguh maha adil,,,,,Ia berikan kekurangan pada diri seseorang,,,namun Ia memberi kelebihan,,,,bahkan tak sekedar kelebihan,,,,Mr.Thukul,,,telah memberikan pelajaran bagiku,,,,Tuhan telah memberikan Ia kelebihan untuk bisa membuat orang-orang mengaguminya,,,tidak sekedar dari profesinya,,,namun dari sikap respect nya,,,,,mungkin Ia seorang artis yang banyak dikagumi orang,,,namun ia tetap punya hati untuk menghargai sesama,,,,,,dan aku,,,,aku tak perlu lagi punya rasa buruk sangka,,,,karena sungguh itu adalah hal yang tidak baik,,,,dan Tuhanpun ,,,,telah menegurku,,,diantara mereka hanya aku yang tersandung dan jatuh,,,,saat mendekat ke Mr.Thukul,,,,,,hehehhehehe,,,maaf ya Mr.Thukul aku talah berburuk sangka akan dirimu.,,,,,,.Mobil kami meluncur pulang,,,tanpa dokumentasi dan hanya segenggam cerita,,,,sampai rumahpun kami semua masih tak hentinya berfikir akan tingkah konyol kami namun membuahkan hasil.
Pangkat, jabatan, popularitas dan harta,,,,boleh jadi membedakan kita,,,,tapi satu yang tidak akan pernah berbeda,,,,saya, kamu,,,Mr.Thukul dan rombonganya,,,,,kita semua,,,adalah sama di hadapan-Nya. Tak perlu berburuk sangka,,,biarlah kita tahu semampu kita tahu akan diri seseorang,,,,dan selebihnya adalah urusan-Nya,,,,,.Dan sampai disinilah cerita penuh rasa yang saya ingin bagikan,,,semoga ada manfaatnya dan bisa diambil hikmahnya. Selamat malam dunia dan "THANK YOU FOR YOUR SMILE" life.
Kauman, Kutowinangun, Kebumen, 9 Maret 2014 03:30AM

No comments :
Post a Comment