Monday, 6 January 2014

sesungguhnya akupun tak ingin ini menjadi milikku Tuhan


Tuhan,,,ya Tuhanku,,,,sungguh semua ini seperti mimpi,,,walau mungkin aku pernah benar-benar bermimpi tentang ini. Namun aku tak pernah bermimpi ,,,mimpiku menjadi nyata,,,indah atau tidak mimpiku ,,aku pikir hanyalah sebuah mimpi, dan aku tak pernah berfikir sedikitpun mimpi itu terkadang bisa menjadi sebuah kenyataan. Untuk mengharapkan mimpi indahku menjadi nyatapun,,,sungguh aku tak pernah,,,,apalagi tntang mimpi burukku, aku sangat berharap dan percaya ,,,,itu hanya sekedar mimpi. Tapi ya Aallah ya Tuhanku,,,,mimpi burukku kini sedang menjadi sebuah kenyataan, dan aku hanya ingin kembali tidur,,untuk menghapus mimpiku,,dan itu tak akan pernah mungkin. 

Inilah kenyataan terburuk, yang pernah hanya menjadi mimpi dalam lelap tidurku. Inilah aku yang sedang benar-benar diujung tanduk runcing , kehilangan arah dan harapan. Aku sendiri dan benar-benar sendiri dengan setumpuk tantangan didepan mata. Tidak,,,,aku tidak gentar, aku hanya sedikit terkejut,,,aku tidak akan bertanya kenapa dan mengapa,,,aku hanya sedikit tertegun. Aku tidak pernah sedikitpun berfikir ini akan menjadi bagian dalam kisah hidupku. Aku tidak pernah sedikitpun menyangka bahwa Engkau percayakan masalah seperti ini kepadaku. Apakah karena Engkau telah terlalu sering mengujiku,,,dan menurut-Mu aku selalu mampu, hingga kini saatnya aku harus kembali mendapatkan ujian yang sesungguhnya aku ragu,,,apakah aku sanggup. Aku hanya berusaha meyakinkan diriku, tak mungkin Engkau mengujiku sedemikian rupa ,,,jika Engkau merasa aku tak mampu. Namun sungguh aku ragu Tuhanku,...aku takut,,,aku ,,,aku sungguh tidak tau bagaimana caraku memulai menyelesaikan ini semua.

Ya,,,aku percaya Engkau selalu membimbingku, menjaga dan tak pernah meninggalkanku, Engkau selalu berbisik,,,,"kamu bisa,,,,,"..tapi ..akh ,,,benarkah,,,,,sesaat aku kembali ragu ya Tuhanku....aku sendiri disini,...aku hanya dengan ribuan bintang ditengah malam, dan merekapun akan segera berlalu. Bintang-bintang itupun akan meninggalkan aku sendiri dengan kegelisahanku diatas sajadah dengan kepala tertunduk. Dan sajadah ini,,,,,sajadah ini tak lagi basah seperti yang sudah-sudah. Sajadah ini kering ya Tuhanku,,,,aku hanya duduk tertunduk tanpa setetes air matapun.....begitu beratnya ujianMu atau karena sudah terlalu sering aku membuat sajadah ini basah, hingga air mata inipun kering tak tersisa,,,,tapi,,,,tapi kenapa dada ini sesak,,,,dada ini pegah Tuhan,...dada ini terasa sakit....sakit luar biasa. Semakin aku bertanya pada Mu tentang ujianMu saat ini,,,dada ini makin sesak,,,,makin sakit dan makin tak kuasa membuka mata yang tak sanggup menangis ini. 

Lirih kusebut nama-Mu, berulang-ulang kali, kurasakan peluk-Mu, dan ku coba pahami akan semua ujian-Mu ini. Ku coba meraba apa yang sesungguhnya ingin Engkau hadiahkan padaku jika aku sanggup lalui ini semua. Aku bercakap-cakap denganmu melalui untaian tasbih, kusenandungkan doa dan harap, tak hentinya ku memeohon padaMu,,,,supaya aku sanggup dan bisa. Aku yakinkan diriku tak mungkin Engkau membiarkan aku sendiri tanpa harapan,....Engkau selalu ada,,,,dan pasti membantuku. Engkau sedang merencanakan sesuatu yang indah untukku, namun Engkau hanya ingin memastikan bahwa aku layak mendapatkan keindahan itu, Engkau hanya ingin memeberiku kejutan,....dengan cara-Mu. Ya,,,aku hanya punya perasaan itu untuk membuatku sedikit yakin bahwa aku sanggup.

Tuhanku ya Allah,,,, cara-Mu mencintaiku sungguh luar biasa aku dikelilingi alam ciptaan-Mu yang sangat menakjubkan, Engkau ijinkan aku melihat dan merasakannya, dan aku merasa sangat tenang penuh dengan kedamaian, namun,,,kadang-kadang kekacauan didunia,,,seperti saat ini membuat aku sedikit merasa tersesat dan takut. Berkali-kali aku menerima badai dalam kehidupan ini, dan aku selalu percaya Engkau selalu menjadi pendamping terbaikku, tapi aku merasa ini terlalu sering dan makin sulit,,,,,aku mencoba menarik nafas dalam-dalam untuk kebahagiaan yang pernah tersia-siakan, aku merasa apakah aku benar-benar bisa mendapatkan kembali melalui ujian ini. Ataukah aku akan menjadi makin terpuruk dalam lingkaran tanpa kepastian.

Aku tak meminta Engkau meringankan ujianku bahkan mempermudah jalanku menuju kebahagiaan. tapi Aku hanya meminta Engkau selalu memberikan aku kekuatan untuk menghadapi semua ujian-Mu, aku tidak pernah khawatir aku tahu Engkau tidak buta untuk air mataku tidak pernah tuli akan doa-doaku dan tidak pernah diam untuk rasa sakitku Engkau melihat dan mendengar dan Engkau akan memberikan semua yang aku butuhkan.

Tuhanku ya Allah,...bukalah mata hatiku, buatlah aku percaya Engkau akan segera menunjukkan hal-hal indah yang telah Engkau rencanakan, aku tahu mimpi burukku sekarang sedang menjadi kenyataan terburuk,,,namun jika kujalani itu semua dengan-Mu,,semua itu akan mudah. Aku tahu aku tidak selalu bisa mewujudkan rencana-rencanaku, karena Engkau lebih mengerti bagaimana dan apa yang seharusnya menjadi bagianku. Aku tidak harus memiliki semuanya, namun dengan aku memilikiMu seutuhnya ,,,,aku telah memiliki segalanya ,,,bahkan ujian inipun hanyalah mendung yang akan segera berganti dengan pelangi.

Kini sungguh aku hanya meminta pada-Mu Tuhanku,,,,bingkai kesabarnku, rajut rasa ikhlasku, benamkan kekuatan dalam hati kecilku yang terdalam, melalui doa, usaha dan harapanku,,,ijinkan aku menyelesaikan ujian-Mu biarkan aku menjadi pemilik kebahagiaan sejati melalui cara-Mu. Apapun yang harus terjadi dalam hidupku sakit sesakit apapun atau sebaliknya aku pastikan itulah yang terbaik dalam kisah perjalanan hidupku. Apa yang Engkau inginkan maka terwujudlah, hanya ditangan-Mulah semua yang tidak mungkin menjadi mungkin, dan aku,,aku adalah milik-Mu..atas kuasa-Mu kupasrahkan seluruh jiwa dan ragaku.

Kutowinangun, 6 Januari 2014, 21:30PM

No comments :