Wednesday, 22 January 2014

bangku itu kini kembali kosong,,,,



Salam teman2,,,apa kabar semuanya ,,selamat malam dunia,,,semoga suasana tenang penuh kedamain, tiidak pernah menjauh sedikitpun dari kehidupan kita, Doa dan salam serta salawat Nabi,,,selalu teruacap untuk Nabi junjungan kita Muhammad SAW,,,,,,. Tak lupa panjatkan doa untuk keselamatan kedua orang tua dunia akhirat, untuk para sahabat dan untuk semua orang disekeliling kita,,,semoga selalu dalam lindungan-Nya,,diberkati, di mudahkan jalannya,,,,dan dalam melangkah selalu dalam tuntunan-Nya.

Malam ini masih seperti malam-malam yang lalu,,,,bergelayut dengan hujan,,,sepoi angin dan sedikit hawa dingin yang merasuk tubuh. Dan sepertinya, ada sedikit waktu untuk menikmati saat-saat seperti ini. Hujan, sepoi angin dan dingin,,,yah....indah. Walau mungkin tidak untuk semua jiwa. Namun entahlah mengapa ,,,bangku kosong itu seakan memanggilku, dan ingin menanyakan sesuatu padaku. Sejenak hanya kupandangi, tapi kuputuskan juga untuk duduk mengisi bangku yang kosong itu. Dan akh,,,,,benar rupanya ....begitu tenang hati ini duduk disini...memandangi hujan yang bergemercik riuh, sesekali angin mengibaskan rambut yang sengaja kuurai,,,,dan dinginpun seakan menyapa,,,,,"hai.....". Senyumpun tak ragu untuk membalas,,,,menyapa suasana saat ini.

Mungkin jiwa ini sedang merasa terlalu lelah, dan ingin sejenak menikmati ketenangan. Bercakap-cakap dengan alam, berdiskusi antara hati dan pikiran. Dan alam dengan senang hati menjadi mediator ,,,alam seakan sedang memahami ada banyak pertanyaan bergemuruh dalam hati, ada banyak pertanyaan yang tak terjawab ,,,atau mungkin belum sempat terjawab selama ini. Banyak pertanyaan tentang berbagai hal, yang tak selalu mendapatkan jawaban pasti layaknya ujian di sekolah, pertanyaan selalu ada jawaban baku ,,,dan dipastikan harus benar, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Cinta,,,,ya soal cintalah yang saat ini yang ingin kutanyakan dalam renung hujan saat ini. Cinta yang begitu tipis bedanya dengan benci. Cinta yang selama ini kunanti dan kuharapkan,,,sungguh bukan yang aku pilih,,,,cinta yang kumiliki sungguh tak pernah aku impikan sebelumnya. Sulit, membingungkan, sedikit berontak, dan masih tak bisa mengerti. Mengapa dan kenapa harus dia yang bersamaku,,,aku tak pernah memimpikanya sebelumya, aku tak pernah membayangkan sebelumnya aku tak pernah mengharapkan dialah kekasih hatiku. 

Aku punya pilihan Tuhan,,dan aku telah memimpikannya bahkan mungkin ialah yang telah besamaku sebelum aku ada didunia ini,,,,.Dan mimpiku sungguh pernah menjadi kenyataan,,,aku bersamanya,,,bersama seseorang yang ada dalam mimpiku.....Tapi aku tak begitu paham kala itu,,,,apakah aku memimpikan jiwa dan raganya atau hanya sekedar kuimpikan raganya. Ya ,,,,raganya memang benar sungguh ia,,,,tapi jiwanya,,,,hatinya, belai kasih dan ketulusanya mengapa tak bersama raganya Tuhan. Aku hanya mendapatkan raga tanpa jiwa, tanpa jiwa yang bisa mengasihi setulus hati. Jiwa yang tak mengerti akan kasih sayang, Jiwa yang tak mampu mengerti arti dicinta dan mencintai. Dia yang pernah aku impi-impikan hanya menjadi kenyataan terburuk yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Ya ...aku hanya mendapat separuh dari impian dan keinginanku,,,dan selebihnya sungguh kuharapkan ini hanya mimpi saat aku tertidur pulas. Ia hanya memiliki raga yang sempurna tapi jiwanya hanya sanggup mengatakan kalimat-kalimat manis, tanpa upaya menunjukkan bahwa cintanya adalah sungguh dari dalam hati dan akan selalu berjuang untuk cinta yang agung. Cinta tak membutuhkan pengorbanan,,karena cinta bukan saling mengorbankan, namun juga bukan berarti tanpa usaha untuk menunjukkan bahwa sungguh cinta itu tak sekedar menyatukan dua hati.

Dan masih duduk di bangku kosong dengan iringan gemercik hujan, tiba-tiba bibir ini tersenyum, betapa tidak,,,,hati ini makin yakin akan keberadaan-Nya kini,,,ya "dia,,,kekasihku kini ,,adalah bukan impian dan pilihanku. Dia adalah pilihan Tuhan untukku, walau aku harus bersusah payah untuk memahami, namun perjalanan panjang dan semua yang terlalui,,,,sungguh membuat aku mengerti bahwa yang seharusnya menjadi milikku adalah lebih baik diantara apapun. Dan mungkin dialah jawaban atas setiap doa dan pintaku,,,,Tuhan tak hanya sekedar memberiku,,,,namun selalu melebihkan apapun yang aku pinta. Dia adalah kekasih ku yang Tuhan berikan untukku,,,,dengan segala kekuranganya ,,,hanya satu harapannya,,,,selalu bisa membuatku tersenyum dan bahagia. Dialah raga yang pernah aku benci,,,namun jiwanya sungguh menyentuh dan menerangi. Selalu berusaha  mengambil duka yang aku miliki ,,,dan memberikan semua yang aku butuhkan. 

Tuhan pun memberiku kesempatan untuk merasakan apa yang pernah aku impikan ,,,,dengan kenyataan yang tak seperti aku harapkan,,,,,dan setelah itu Tuhan menawarkan pilihan-Nya yang tak pernah aku impikan sebelumnya,,,,namun kenyataan sungguh luar biasa. Ya Tuhan,,,sungguh benar-benar aku milik-Mu seutuhnya,,,dan Engkau selalu ingin memberiku yang terbaik  dengan cara-Mu. Dan wahai hujan,,,diatas bangku kosong ini,,,,aku hanya berharap Tuhan takkan merunbah keputusan-Nya,,,untuk menjadikan dia sebagai kekasih hatiku, semoga sungguh dia yang akan bersamaku hingga maut menjemputku. Aku akan menerima dengan sepenuh hati ,,,,apa yang membuatnya nampak tak sempurna,,,,karena dibalik ketidak sempurnaanya,,,,terbungkus jiwa yang sempurna. 

Dan lagipula,,,,aku pun tak sebenderang purnama yang mampu menyinari seisi dunia,,dan bahkan mungkin aku jauh tak sempurna dari dia. Disinilah aku hanya ingin berdamai dengan hati,,,bahwa cinta yang sesungguhnya hanya untuk belajar saling menerima dan menghargai, tidak saling berkorban satu sama lain,,,namun saling memberi kesempatan untuk mengeja apa yang seharusnya menjadi milik kita,,,saling mencintai tak sekedar menjalin hubungan didunia yang sementara ini,,,,namun semata-mata hanya karena-Mu. Jika Engkau tak memiliki rencana lain,,,,inipun sudah cukup dari lebih Tuhan. Biarkan dia menjadi kekasihku hingga penghujung waktuku. 

Ya,,,,,,Ini adalah kebenaran , bahwa kita tidak tahu apa yang sebenarnya ada di depan bahkan impian kita tak harus menjadi nyata,,,jikapun nyata namun tak seindah mimpi, lebih baik tak bermimpi ...Hanya Tuhan yang tahu .Dan jika yang mengenal dan memiliki kita Tuhan, maka hanya Ia yang tahu ,kita bisa percaya, kita bisa mulai percaya, itu bahkan ketika hal-hal gelap, hal tidak mungkin dan putus asa ,semua belum hilang ,bahwa hal-hal masih bisa lebih baik .Hal yang masih bisa berubah untuk yang terbaik ,melalui tangan -Nya yang tahu dan yang mencintai tanpa batas maupun akhir
  
Hujan malam ini sungguh menenggelamkan lamunanku disela hujan. Dingin anginpun serasa menjadi pendengar setia isi hatiku. Waktu melaju dan berlalu ,,,,hujan sesekali berhenti, dan senyumpun kembali tersungging sembari meninggalkan bangku,,,. Hujan, sepoi angin dan dingin malam ini telah benar-benar menemaniku sesaat, dan kini bangku itu kembali kososng.

Terimakasih Tuhan untuk semua rasa, kesempatan dan rencana-Mu atas diriku. Selamat malam dunia selamat malam sahabat. Waktu istirahat sepertinya telah menanti. Inilah kisah tentang hari ini,,,dan entah besok,,,,semoga selalu lebih baik, Wasalam.

Kutowinangun, 22 Januari 2014, 10:50PM

Saturday, 18 January 2014

hatiku takkan pernah patah



Ketika rapuh,,
Ya,,,hanya ketika aku rapuh
Lautan dan pasir adalah tempatku untuk bercerita
Aku berharap,,,,jika kutuliskan semua penatku diatas pasir
Ombak segera datang untuk menyapunya
Dan aku berharap hilang sudah semua rasa yang membuatku gundah
Ya,,,dan sungguh benar rupanya
Hati ini sedikit lega 
Kepalaku tak lagi tertunduk dan langkahku kembali tegap
Namun,,,,,
Kembali dan kembali lagi aku temui kegundahan
Jangan,,,jangan keluar air mata
Tetaplah tampak kuat
Biarlah semuanya nampak baik-baik saja
Tapi ,,,owh,,,,
Hati ini menjerit berteriak tak bisa ditahan
Hati ini tak mau dibohongi,,
Tunggu,,,tunggulah sebentar,,kita akan segera pergi ketepi lautan itu lagi
Dan hati berbisik menyayat hati,,,"tidak ,,,aku lelah,,,"
Owh,,,sungguh tidak ada lagi cara menghibur hati
Walau sungguh,,,,, sesungguhnya mata dan senyum ini masih bisa bertahan
Tapi mengapa hati ini begitu sulit
Wahai hati,,,,jangan kau tanyakan kepada kehidupan ini "mengapa,,,,,"
Percayalah padaku,,,,sebagai pemilik hati,,,,
Jika kau temukan jawaban,,,kehidupan akan membuatmu bertanya lagi dan lagi
Kehidupan akan segera mengubah pertanyaan
Dan aku yakin ,,,semua ini akan makin sulit,,,,
Biarkan saja wahai hati
Biarkan semua ini berjalan dengan semestinya
Kita tidak cukup banyak waktu di dunia ini 
Mengapa harus terhanyut dalam cemas
Nikmatilah setiap saat yang seharunya mnejadi milik kita
Kita punya rasa ikhlas dan sabar
Kita punya Tuhan yang telah mengatur tawa dan tangis kita
Dan yang kita butuhkan hanyalah kekuatan
Tidak lebih
Lihatlah bintang dilangit
Walau cahayanya tak seterang rembulan
Namun ia tetap indah
Menerangi kegelapan malam
Lihatlah hujan
Walau lebatnya mendinginkan jiwa dan raga
Namun akan segera berganti pelangi 
Indah penuh nuansa
Lihatlah mentari
Walau sinar dan cahayanya terkadang begitu meyengat
Namun ia selalu dinanti
Wahai hati yang ada dalam ragaku
Percayalah Tuhan sebagai pemilikku beserta seisi dunia dengan berjuta cerita 
Tidak akan membiarkan sayap kita patah begitu saja
Tidak usah kau bimbang dan ragu untuk jalani kesulitan ini 
Tidak perlu kamu tanyakan lagi 
Jika saya mati malam ini,,,,,
Berapa banyak orang yang akan perduli 
Berapa banyak orang yang akan tahu
Berapa banyak orang yang akan menangis dan berharap saya kembali
Berapa banyak orang yang akan menyesal telah membuat hati ini terluka
Berapa banyak orang akan berharap bisa mencintai saya lagi
Ya,,,jika lautan tak mampu lagi menghibur hati yang gulana ini
Biarkan sajadah doa dan harapan menyelimutimu untuk menjadi kembali tenang
Percayalah wahai hati,,,,Tuhan tidak sedang membenci kita
Ia hanya sedang mencoba meyakinkan kita
Apakah kita siap untuk menerima kebahagiaan yang tak palsu
Kini kembalilah tersenyum
Ijinkan lautan tak hanya melihatmu gundah
Menari dan menyanyilah diatas pasir 
Sapalah ombak dilautan 
Dengan senyum terindah yang terpancar dari dalam hati
Disana ada harap,,,didepan sana ada masa depan
Jika saat ini hatimu sedang patah
Biarkanlah
Namun segeralah susun kembali
Buatlah hatimu makin besar
Untuk menerima apapun itu
Semoga,,,selalu,,,,dan pasti mampu

Kutowinangun, 18 Januari 2014 18:00PM




Sunday, 12 January 2014

engkaulah kekasihku yang terpilih,,,,,,



Kekasihku,...lihatlah mentari begitu indahnya,,,
Sinarnya tak hanya menerangi, tapi menghangatkan seisi dunia
Sepertimu,,,,ya,,sepertimu kekasihku
Seperti senyummu yang selalu membuat terang seluruh isi hatiku
Seperti pelukanmu yang selalu menghangatkan jiwa ini
Seperti tatapanmu yang penuh kasih
Cintamu tak hanya kata
Sentuhanmu tak sekedar tanpa makna
Tak hanya kau bingkai sukaku
Namun kau miliki sepenuhnya dukaku
Kekasihku,,,
Sungguh aku titipkan hati ini padamu
Aku percaya kau mampu menjaganya
Biarkan aku hanya akan menjadi bagian dari rusukmu
Selalu bersamamu melalui hari dan melintasi waktu
Engkaulah kekasihku yang Tuhan pilihkan untukku
Biarkan ada pertengkaran diantara kita
Biarkan cemburu ini selalu menjadi api 
Biarkan rasa sakit itu kadang datang 
Biarkan semua rasa itu mewarnai kisah cinta kita
dan sungguh biarkan hanya engkau sebagai kekasih terpilihku
Aku tak inginkan langit ,,,kekasihku
Bahkan ribuan bintan-bintang itu,,,
Aku tak inginkan apapun sebagai syarat untuk mencintaiku
Aku hanya ingin bersamamu selama nafas ini ada 
Disini,...di kehidupan ini
Disini,,,di bumi ini
Inilah cara Tuhan mencintaiku
Mengirim engkau sebagai kekasihku
Dengan seluruh kekuranganmu
Engkaulah mentari hidupku
Engkaulah sinar yang takkan pernah redup
walau gelap mengelilingiku
dan bahkan ketika nyawa ini 
tak lagi ada dalam tubuh ini

Minggu, 12 Januari 2014, 12:50PM

Monday, 6 January 2014

sesungguhnya akupun tak ingin ini menjadi milikku Tuhan


Tuhan,,,ya Tuhanku,,,,sungguh semua ini seperti mimpi,,,walau mungkin aku pernah benar-benar bermimpi tentang ini. Namun aku tak pernah bermimpi ,,,mimpiku menjadi nyata,,,indah atau tidak mimpiku ,,aku pikir hanyalah sebuah mimpi, dan aku tak pernah berfikir sedikitpun mimpi itu terkadang bisa menjadi sebuah kenyataan. Untuk mengharapkan mimpi indahku menjadi nyatapun,,,sungguh aku tak pernah,,,,apalagi tntang mimpi burukku, aku sangat berharap dan percaya ,,,,itu hanya sekedar mimpi. Tapi ya Aallah ya Tuhanku,,,,mimpi burukku kini sedang menjadi sebuah kenyataan, dan aku hanya ingin kembali tidur,,untuk menghapus mimpiku,,dan itu tak akan pernah mungkin. 

Inilah kenyataan terburuk, yang pernah hanya menjadi mimpi dalam lelap tidurku. Inilah aku yang sedang benar-benar diujung tanduk runcing , kehilangan arah dan harapan. Aku sendiri dan benar-benar sendiri dengan setumpuk tantangan didepan mata. Tidak,,,,aku tidak gentar, aku hanya sedikit terkejut,,,aku tidak akan bertanya kenapa dan mengapa,,,aku hanya sedikit tertegun. Aku tidak pernah sedikitpun berfikir ini akan menjadi bagian dalam kisah hidupku. Aku tidak pernah sedikitpun menyangka bahwa Engkau percayakan masalah seperti ini kepadaku. Apakah karena Engkau telah terlalu sering mengujiku,,,dan menurut-Mu aku selalu mampu, hingga kini saatnya aku harus kembali mendapatkan ujian yang sesungguhnya aku ragu,,,apakah aku sanggup. Aku hanya berusaha meyakinkan diriku, tak mungkin Engkau mengujiku sedemikian rupa ,,,jika Engkau merasa aku tak mampu. Namun sungguh aku ragu Tuhanku,...aku takut,,,aku ,,,aku sungguh tidak tau bagaimana caraku memulai menyelesaikan ini semua.

Ya,,,aku percaya Engkau selalu membimbingku, menjaga dan tak pernah meninggalkanku, Engkau selalu berbisik,,,,"kamu bisa,,,,,"..tapi ..akh ,,,benarkah,,,,,sesaat aku kembali ragu ya Tuhanku....aku sendiri disini,...aku hanya dengan ribuan bintang ditengah malam, dan merekapun akan segera berlalu. Bintang-bintang itupun akan meninggalkan aku sendiri dengan kegelisahanku diatas sajadah dengan kepala tertunduk. Dan sajadah ini,,,,,sajadah ini tak lagi basah seperti yang sudah-sudah. Sajadah ini kering ya Tuhanku,,,,aku hanya duduk tertunduk tanpa setetes air matapun.....begitu beratnya ujianMu atau karena sudah terlalu sering aku membuat sajadah ini basah, hingga air mata inipun kering tak tersisa,,,,tapi,,,,tapi kenapa dada ini sesak,,,,dada ini pegah Tuhan,...dada ini terasa sakit....sakit luar biasa. Semakin aku bertanya pada Mu tentang ujianMu saat ini,,,dada ini makin sesak,,,,makin sakit dan makin tak kuasa membuka mata yang tak sanggup menangis ini. 

Lirih kusebut nama-Mu, berulang-ulang kali, kurasakan peluk-Mu, dan ku coba pahami akan semua ujian-Mu ini. Ku coba meraba apa yang sesungguhnya ingin Engkau hadiahkan padaku jika aku sanggup lalui ini semua. Aku bercakap-cakap denganmu melalui untaian tasbih, kusenandungkan doa dan harap, tak hentinya ku memeohon padaMu,,,,supaya aku sanggup dan bisa. Aku yakinkan diriku tak mungkin Engkau membiarkan aku sendiri tanpa harapan,....Engkau selalu ada,,,,dan pasti membantuku. Engkau sedang merencanakan sesuatu yang indah untukku, namun Engkau hanya ingin memastikan bahwa aku layak mendapatkan keindahan itu, Engkau hanya ingin memeberiku kejutan,....dengan cara-Mu. Ya,,,aku hanya punya perasaan itu untuk membuatku sedikit yakin bahwa aku sanggup.

Tuhanku ya Allah,,,, cara-Mu mencintaiku sungguh luar biasa aku dikelilingi alam ciptaan-Mu yang sangat menakjubkan, Engkau ijinkan aku melihat dan merasakannya, dan aku merasa sangat tenang penuh dengan kedamaian, namun,,,kadang-kadang kekacauan didunia,,,seperti saat ini membuat aku sedikit merasa tersesat dan takut. Berkali-kali aku menerima badai dalam kehidupan ini, dan aku selalu percaya Engkau selalu menjadi pendamping terbaikku, tapi aku merasa ini terlalu sering dan makin sulit,,,,,aku mencoba menarik nafas dalam-dalam untuk kebahagiaan yang pernah tersia-siakan, aku merasa apakah aku benar-benar bisa mendapatkan kembali melalui ujian ini. Ataukah aku akan menjadi makin terpuruk dalam lingkaran tanpa kepastian.

Aku tak meminta Engkau meringankan ujianku bahkan mempermudah jalanku menuju kebahagiaan. tapi Aku hanya meminta Engkau selalu memberikan aku kekuatan untuk menghadapi semua ujian-Mu, aku tidak pernah khawatir aku tahu Engkau tidak buta untuk air mataku tidak pernah tuli akan doa-doaku dan tidak pernah diam untuk rasa sakitku Engkau melihat dan mendengar dan Engkau akan memberikan semua yang aku butuhkan.

Tuhanku ya Allah,...bukalah mata hatiku, buatlah aku percaya Engkau akan segera menunjukkan hal-hal indah yang telah Engkau rencanakan, aku tahu mimpi burukku sekarang sedang menjadi kenyataan terburuk,,,namun jika kujalani itu semua dengan-Mu,,semua itu akan mudah. Aku tahu aku tidak selalu bisa mewujudkan rencana-rencanaku, karena Engkau lebih mengerti bagaimana dan apa yang seharusnya menjadi bagianku. Aku tidak harus memiliki semuanya, namun dengan aku memilikiMu seutuhnya ,,,,aku telah memiliki segalanya ,,,bahkan ujian inipun hanyalah mendung yang akan segera berganti dengan pelangi.

Kini sungguh aku hanya meminta pada-Mu Tuhanku,,,,bingkai kesabarnku, rajut rasa ikhlasku, benamkan kekuatan dalam hati kecilku yang terdalam, melalui doa, usaha dan harapanku,,,ijinkan aku menyelesaikan ujian-Mu biarkan aku menjadi pemilik kebahagiaan sejati melalui cara-Mu. Apapun yang harus terjadi dalam hidupku sakit sesakit apapun atau sebaliknya aku pastikan itulah yang terbaik dalam kisah perjalanan hidupku. Apa yang Engkau inginkan maka terwujudlah, hanya ditangan-Mulah semua yang tidak mungkin menjadi mungkin, dan aku,,aku adalah milik-Mu..atas kuasa-Mu kupasrahkan seluruh jiwa dan ragaku.

Kutowinangun, 6 Januari 2014, 21:30PM