Salam teman2,,,apa kabar semuanya ,,selamat malam dunia,,,semoga suasana tenang penuh kedamain, tiidak pernah menjauh sedikitpun dari kehidupan kita, Doa dan salam serta salawat Nabi,,,selalu teruacap untuk Nabi junjungan kita Muhammad SAW,,,,,,. Tak lupa panjatkan doa untuk keselamatan kedua orang tua dunia akhirat, untuk para sahabat dan untuk semua orang disekeliling kita,,,semoga selalu dalam lindungan-Nya,,diberkati, di mudahkan jalannya,,,,dan dalam melangkah selalu dalam tuntunan-Nya.
Malam ini masih seperti malam-malam yang lalu,,,,bergelayut dengan hujan,,,sepoi angin dan sedikit hawa dingin yang merasuk tubuh. Dan sepertinya, ada sedikit waktu untuk menikmati saat-saat seperti ini. Hujan, sepoi angin dan dingin,,,yah....indah. Walau mungkin tidak untuk semua jiwa. Namun entahlah mengapa ,,,bangku kosong itu seakan memanggilku, dan ingin menanyakan sesuatu padaku. Sejenak hanya kupandangi, tapi kuputuskan juga untuk duduk mengisi bangku yang kosong itu. Dan akh,,,,,benar rupanya ....begitu tenang hati ini duduk disini...memandangi hujan yang bergemercik riuh, sesekali angin mengibaskan rambut yang sengaja kuurai,,,,dan dinginpun seakan menyapa,,,,,"hai.....". Senyumpun tak ragu untuk membalas,,,,menyapa suasana saat ini.
Mungkin jiwa ini sedang merasa terlalu lelah, dan ingin sejenak menikmati ketenangan. Bercakap-cakap dengan alam, berdiskusi antara hati dan pikiran. Dan alam dengan senang hati menjadi mediator ,,,alam seakan sedang memahami ada banyak pertanyaan bergemuruh dalam hati, ada banyak pertanyaan yang tak terjawab ,,,atau mungkin belum sempat terjawab selama ini. Banyak pertanyaan tentang berbagai hal, yang tak selalu mendapatkan jawaban pasti layaknya ujian di sekolah, pertanyaan selalu ada jawaban baku ,,,dan dipastikan harus benar, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Cinta,,,,ya soal cintalah yang saat ini yang ingin kutanyakan dalam renung hujan saat ini. Cinta yang begitu tipis bedanya dengan benci. Cinta yang selama ini kunanti dan kuharapkan,,,sungguh bukan yang aku pilih,,,,cinta yang kumiliki sungguh tak pernah aku impikan sebelumnya. Sulit, membingungkan, sedikit berontak, dan masih tak bisa mengerti. Mengapa dan kenapa harus dia yang bersamaku,,,aku tak pernah memimpikanya sebelumya, aku tak pernah membayangkan sebelumnya aku tak pernah mengharapkan dialah kekasih hatiku.
Aku punya pilihan Tuhan,,dan aku telah memimpikannya bahkan mungkin ialah yang telah besamaku sebelum aku ada didunia ini,,,,.Dan mimpiku sungguh pernah menjadi kenyataan,,,aku bersamanya,,,bersama seseorang yang ada dalam mimpiku.....Tapi aku tak begitu paham kala itu,,,,apakah aku memimpikan jiwa dan raganya atau hanya sekedar kuimpikan raganya. Ya ,,,,raganya memang benar sungguh ia,,,,tapi jiwanya,,,,hatinya, belai kasih dan ketulusanya mengapa tak bersama raganya Tuhan. Aku hanya mendapatkan raga tanpa jiwa, tanpa jiwa yang bisa mengasihi setulus hati. Jiwa yang tak mengerti akan kasih sayang, Jiwa yang tak mampu mengerti arti dicinta dan mencintai. Dia yang pernah aku impi-impikan hanya menjadi kenyataan terburuk yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Ya ...aku hanya mendapat separuh dari impian dan keinginanku,,,dan selebihnya sungguh kuharapkan ini hanya mimpi saat aku tertidur pulas. Ia hanya memiliki raga yang sempurna tapi jiwanya hanya sanggup mengatakan kalimat-kalimat manis, tanpa upaya menunjukkan bahwa cintanya adalah sungguh dari dalam hati dan akan selalu berjuang untuk cinta yang agung. Cinta tak membutuhkan pengorbanan,,karena cinta bukan saling mengorbankan, namun juga bukan berarti tanpa usaha untuk menunjukkan bahwa sungguh cinta itu tak sekedar menyatukan dua hati.
Dan masih duduk di bangku kosong dengan iringan gemercik hujan, tiba-tiba bibir ini tersenyum, betapa tidak,,,,hati ini makin yakin akan keberadaan-Nya kini,,,ya "dia,,,kekasihku kini ,,adalah bukan impian dan pilihanku. Dia adalah pilihan Tuhan untukku, walau aku harus bersusah payah untuk memahami, namun perjalanan panjang dan semua yang terlalui,,,,sungguh membuat aku mengerti bahwa yang seharusnya menjadi milikku adalah lebih baik diantara apapun. Dan mungkin dialah jawaban atas setiap doa dan pintaku,,,,Tuhan tak hanya sekedar memberiku,,,,namun selalu melebihkan apapun yang aku pinta. Dia adalah kekasih ku yang Tuhan berikan untukku,,,,dengan segala kekuranganya ,,,hanya satu harapannya,,,,selalu bisa membuatku tersenyum dan bahagia. Dialah raga yang pernah aku benci,,,namun jiwanya sungguh menyentuh dan menerangi. Selalu berusaha mengambil duka yang aku miliki ,,,dan memberikan semua yang aku butuhkan.
Tuhan pun memberiku kesempatan untuk merasakan apa yang pernah aku impikan ,,,,dengan kenyataan yang tak seperti aku harapkan,,,,,dan setelah itu Tuhan menawarkan pilihan-Nya yang tak pernah aku impikan sebelumnya,,,,namun kenyataan sungguh luar biasa. Ya Tuhan,,,sungguh benar-benar aku milik-Mu seutuhnya,,,dan Engkau selalu ingin memberiku yang terbaik dengan cara-Mu. Dan wahai hujan,,,diatas bangku kosong ini,,,,aku hanya berharap Tuhan takkan merunbah keputusan-Nya,,,untuk menjadikan dia sebagai kekasih hatiku, semoga sungguh dia yang akan bersamaku hingga maut menjemputku. Aku akan menerima dengan sepenuh hati ,,,,apa yang membuatnya nampak tak sempurna,,,,karena dibalik ketidak sempurnaanya,,,,terbungkus jiwa yang sempurna.
Dan lagipula,,,,aku pun tak sebenderang purnama yang mampu menyinari seisi dunia,,dan bahkan mungkin aku jauh tak sempurna dari dia. Disinilah aku hanya ingin berdamai dengan hati,,,bahwa cinta yang sesungguhnya hanya untuk belajar saling menerima dan menghargai, tidak saling berkorban satu sama lain,,,namun saling memberi kesempatan untuk mengeja apa yang seharusnya menjadi milik kita,,,saling mencintai tak sekedar menjalin hubungan didunia yang sementara ini,,,,namun semata-mata hanya karena-Mu. Jika Engkau tak memiliki rencana lain,,,,inipun sudah cukup dari lebih Tuhan. Biarkan dia menjadi kekasihku hingga penghujung waktuku.
Ya,,,,,,Ini adalah kebenaran , bahwa kita tidak tahu apa yang sebenarnya ada di depan bahkan impian kita tak harus menjadi nyata,,,jikapun nyata namun tak seindah mimpi, lebih baik tak bermimpi ...Hanya Tuhan yang tahu .Dan jika yang mengenal dan memiliki kita Tuhan, maka hanya Ia yang tahu ,kita bisa percaya, kita bisa mulai percaya, itu bahkan ketika hal-hal gelap, hal tidak mungkin dan putus asa ,semua belum hilang ,bahwa hal-hal masih bisa lebih baik .Hal yang masih bisa berubah untuk yang terbaik ,melalui tangan -Nya yang tahu dan yang mencintai tanpa batas maupun akhir
Hujan malam ini sungguh menenggelamkan lamunanku disela hujan. Dingin anginpun serasa menjadi pendengar setia isi hatiku. Waktu melaju dan berlalu ,,,,hujan sesekali berhenti, dan senyumpun kembali tersungging sembari meninggalkan bangku,,,. Hujan, sepoi angin dan dingin malam ini telah benar-benar menemaniku sesaat, dan kini bangku itu kembali kososng.
Terimakasih Tuhan untuk semua rasa, kesempatan dan rencana-Mu atas diriku. Selamat malam dunia selamat malam sahabat. Waktu istirahat sepertinya telah menanti. Inilah kisah tentang hari ini,,,dan entah besok,,,,semoga selalu lebih baik, Wasalam.
Kutowinangun, 22 Januari 2014, 10:50PM


.gif)
