Kebumen, ,,,Kebumen dan sekitarnya sejak kemarin sore hingga sekarang tak hentinya diguyur hujan,,,sepertinya tidak begitu lebat namun entah mengapa beberapa tanggul di daerah sekitar kebumen jebol. Beberapa lokasi juga tergenang banjir, dan dalam benak masih berfikir, mengapa itu bisa terjadi karena sungguh hujan tidak begitu lebat,,,,ya mungkin karena tiada hentinya sehingga mengakibatkan hal hal seperti tersebut diatas. Sementara tulisan ini dibuatpun,,,,hujan masih terus menari nari dengan indahnya di luar sana dan sepertinya tidak akan berhenti dalam waktu dua atau tiga jam bahkan hingga sore nanti.
Ya,,,itulah musim,....musim yang terus silih berganti, beberapa waktu yang lalu sempat aku rindukan musim ini,,,,bahkan sampai berbisik dan berdoa mengapa begitu lama aku tak berjumpa dengan hujan. Hujan yang bisa melunturkan semua rasa gundah dan gulana, hujan yang sanggup membuat perasaan kita sedikit lebih baik, karena dalam hujan sering ku renungkan masa yang telah silam,,,,hanya untuk sekedar menilai diriku sendiri sekedar untuk membuat koreksi dan sekedar untuk menggelayutkan semua rasa yang tertahan dalam hati. Mungkin tidak hanya aku, mungkin beberapa dari teman-temanku akan memliki hal yang sama denganku ,,,,,atau mungkin benar-benar hanya aku seorang yang senang bercerita segala rasa dalam hujan,,,,,.
Aku hanya berfikir, daripada harus selalu meminjam bahu teman, mungkin ini lebih baik,,,karena mungkin temanku sudah terlalu berat dengan rasa-rasa yang ia miliki,,,mengapa aku harus makin memberatkan dengan rasa yang aku punya,sesekali mungkin tidak mengapa,,,namun jika terus menerus,,,iapun sepertinya sedang berusaha untuk menghibur dirinya sendiri bagaimana supaya bisa terus menjalani kehidupan dengan seharusnya. Itulah mengapa, tak seorang temanpun berfikir jika sesungguhnya akupun terkadang lemah, terkadang aku merasa sendiri, tanpa harapan dan putus asa. Ya,,,,,bagaimanapun juga aku sendiri yang menjalani,,,jikapun ada yang mau menjadi pendengar tentang dukaku ataupun sukaku pastilah hanya sebagai pendengar yang baik,,,,,ya jika ceritaku tentang suka,,,maka bisa tersenyum bersama tanpa ada kesimpulan, namun jika itu keluhan yang menguras air mata,,,, tentunya hanya akan memembebaninya tanpa bisa merubah keadaan yang ada.
Biarlah semua yang menjadi kisah dalam tiap perjalanan hidup hanyalah menjadi bagian dari diri sendiri, jika tersenyum itu lebih baik untuk ditunjukkan pada sekeliling kita mengapa harus menyelipkan cerita lara. Jika bisa membagikan kebahagiaan mengapa harus mewarnainya dengan kesedihan. Biarkan semua terlewati tanpa harus membebani sekeliling kita. Kisah dan cerita akan terus berubah, duka tak selalu duka, sukapun tak sealalu suka, namun sungguh biarkanlah senyuman menutupi semua yang sedang menjadi milik kita saat itu. Jikapun harus tertawa, tersenyumlah tak perlu tertawa, jikapun harus menangis pejamkanlah mata dan berbisiklah dalam hati semua akan segera berlalu dan kembali menjadi baik tanpa harus menangis dan selebihnya serahkan semuanya pada-Nya, melalui doa dan usaha.
Hujanpun masih terus menari, mungkin disana membuat sedikit kepanikan, karena mengakibatkan hal-hal yang sedikit tidak diharapkan. Namun disini aku masih dengan tenangnya menikmati germercik riuh tarian hujan. Mungkin itu tak seharusnya, disaat hujan membuat gelisah sementara aku merasa sedikit tenang, namun apa yang bisa aku lakukan semua ini adalah yang seharusnya terjadi, mensyukuri adalah hal yang terbaik dan berharap semoga semuanya akan membaik. Hujan akan segera berlalu dan kembali berganti dengan mentari, nikamatilah tiap alunan hujan dan lihatlah,,,,hujan membawa pelangi, pelangi yang berwarana-warni menghias angkasa yang berselimut awan gelap. Dan itulah karuniNya,,,,itulah bukti bahwa setiap kejadian selalu memiliki hikmah dan selalu berakhir dengan indah, dan kita hanya butuh waktu. Percayalah Tuhan tidak akan memberikan apapun tanpa imbalan, Tuhan selalu menjanjikan sesuatu untuk setiap peristiwa terburuk sekalipun, Tuhan memberikan kita semua kehidupan lengkap dengan semua rasa-ranya,,,,bukan tanpa alasan. Inilah kehidupan, jika musim panas membuatmu kehausan inilah musim hujan yang akan membuatmu terlepas dari dahaga,..musim itu akan terus berganti,..begitupun dengan rasa-rasa yang kita punya, ingatlah ,,,apa yang harus terjadi maka terjadilah ,,,nikmati tiap menit
dan detik apapun itu,,,karena kita tidak akan pernah memilikinya
kembali.
Terimakasih Tuhan untuk hari ini, terimakasih untuk hujan yang telah membuat perasaan ini lebih baik, namun demikian semoga redamu bisa meredakan semua kepanikan yang sedang terjadi saat ini.
"Rain falls because the clouds can no longer handle the weight, tears fall because the heart can no longer handle the pain and in a pouring rain you can hide your pain and your tears. Life is hard but whatever it is if we are always smiling all will be better, Don't forget to give thanks for every second of our life's journey whatever it's just believe it's most beautiful for us,,,,, we always make a lot of plans but God has a plan which more beautiful struggling, praying, and trying always keep spirit."
Kutowinangun, 20 Desember 2013, 15:09PM


